Seni Dan Budaya Daerah Suku Ampana Sulawesi Tengah

Seni Dan Budaya Daerah Suku Ampana Sulawesi Tengah - Suku Ampana ditemukan pada tahun 1917 – 1920 lewat ekspedisi yang dilakukan oleh Walter Kaudern. Suku tersebut bertempat di pedalamam Sulawesi tengah. 

Kelompok masyarakat pedalaman ditemukan oleh Walter Kaudern pada ekspedisinya, masyarakat tersebut dikenal dengan nama Too Ampana dan Kemuadian yang dikelompokan menajdi dua rumpun yaitu : 
  • Rumpun poso- toraja rumpun yang mendiami pesisir pantai daerah Tanjung api kawasan aliran sungai bongka. 
  • Rumpun Wana rumpun yang mendiami wilayah hutan di pedalaman. 
Baca:  Pertunjukan Dan Keunikan Tari Tradisional Sulawesi Tengah


Kesenian tradisional daerah Suku Ampana yang terkenal, yaitu : 

:: Seni Musik
Alat musik suku Ampana digunakan sebagai iringan upacara adat setempat. Jenis Alat musik suku Ampana adalah sebagai berikut : 

-  Kakula sejenis gamelan bertangga nada pentatonis yang juga dikenal dengan 'gulintang'. 
-  Lalove atau serunai
- Nggeso - nggeso alat musik sejenis rebab
- Gimba atau gendang
- Gamba atau gamelan datar/kecil
- Goo atau gong
- Suli atau suling

:: Kerajinan Tangan 
Kerajinan tangan suku Ampana adalah tenun sarung atau dikenal dengan 'baye saba' yang ditenun oleh para wanita. Daerah nama asal menghasilkan kain sarung yang beragam pula. Sementara di daerah lain terdapat pula yang membuat pakaian dari bahan kulit kayu. 

Motif - motif buya atau sarung suku Ampana dipengaruhi oleh model Eropa dan budaya Toraja.  Sedangkan rumah ada suku Ampana tidak terdapat sekat yang membagi dan hampir keseluruhan konstruksi rumah terbuat dari kayu dan atap yang terbuat dari ilalang, sehingga ruangan rumah suku hanya satu ruangan. 

Semoga bermanfaat. 

Dapatkan lirik lagu dan kumpulan lirik lagu lengkap dari berbagai genre. Dapatkan juga artikel bermanfaat lainya hanya di Tempolagu.com.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel