Keindahan Mesikhat Rumah Adat Alas Aceh Tenggara

Keindahan Estetika Mesikhat Rumah Adat Alas Aceh Tenggara - Aceh Tenggara adalah wilayah yang dikelilingi pegunungan yang terdapat pada bagian tengah Provinsi Aceh dan terdiri dari berbagai suku, seperti : Suku Alas, Gayo, Karo, Singkil, Batak dan Jawa.

Keindahan Mesikhat Rumah Adat Alas Aceh Tenggara

Suku Alas yang sebagian besar mendiami wilayah Aceh Tenggara, dan suku pendatang dan berdomisili di Aceh Tenggara. Ibu kota Aceh Tenggara dikenal kaya dengan seni budaya dan seni ornamen dan bentuk motif mesikhat, yaitu Kutacane. 

Keindahan Mesikhat Rumah Adat Alas Aceh Tenggara

Salah satu kesenian Aceh yang paling terkenal adalah 'Mesikhat' sebutan oleh suku Alas pada motif ukiran di Aceh Tenggara.  Motif  tersebut dapat dijumpai pada :
- rumah adat
- pakaian adat
- tas
- dompet dan aksesoris lainya.

Asal muasal kata Mesikhat berasal dari bahasa suku Alas, yakni mesikhat (mengaplikasikan motif hias yang ada dipikiran tanpa membuat sketsa)  dan diaplikasikan pada benda atau objek secara spontan tanpa gambar sketsa tetapi menggunakan pola yang pada pikiran. Baca : Makna Warna Ornamen Dalam Kehidupan Adat Alas.

Kesenian ini mulai dikenal  sekitar tahun 1910 yang diterapkan pada rumah adat, tetapi kini mulai berkembang diaplikasikan pada pakaian adat, dompet, tas serta peralatan perhiasan. 

Warna yang digunakan pada rumah adat dan pakaian adat Alas, terdapat lima jenis, yaitu : 
- warna merah
- kuning
- hijau
- putih 
- hitam

Makna Warna Dasar : 

Merah melambangkan keberanian 
: Hijau melambangkan kesuburan
: Kuning melambangkan kejayaan kemegahan
: Putih melambangkan kesucian
: Kuning melambangkan kepemimpinan 

Motif tersebut diciptakan dari visual refresentasi alam Aceh Tenggara dan menyimbolkan kehidupan masyarakat Aceh yang diwujudkan kedalam karya seni berbentuk motif dengan nilai - nilai keindahan dan pemaknaan. 

Keindahan Mesikhat Rumah Adat Alas Aceh Tenggara

Penerapan karya seni Mesikhat biasanya dibagian dinding rumah, tolak angin, tangga, dinding bagian luar dan dinding bagian dalam rumah adat. 

Seni Mesikhat juga diaplikasikan pada pakaian adat, gagang pisau, aksesoris adat dan perlengkapan rumah tangga lainya. Unsur estetis Mesikhat dapat dilihat pada bentuk, warna dan bidang. 

Pesan yang terdapat pada seni Mesikhat, yaitu Pesan moral, sosila, spiritual. 

Sedangkan motif Mesikhat, contohnya tumbuhan, awan, hewan, kehidupan sosial dan papan catur. Awal motif Mesikhat terdiri 8 bentuk motif dan kini telah berkembang menjadi 29 bentuk motif dengan nama yang berbeda. 

Semoga bermanfaat. 

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel