Makna Gerakan Tari Gambyong Tarian Tradisional Jawa Tengah

Makna Gerakan Tari Gambyong Tarian Tradisional Jawa Tengah  - Tari Gambyong adalah jenis kesenian tari tradisional yang lahir tumbuh dan berkembang di Jawa Tengah khususnya di Surakarta. Tarian ini menjadi ciri khas daerah tersebut. 

Tarian Gambyong diciptakan oleh seorang seniman penari wanita yang dikenal oleh daerah setempat dengan  sebutan ( Waranggana / ledhek) pada tahun 1500. "Ledhek" adalah tari hiburan rakyat Jawa Tengah. 

Nama Tari Gambyong diberikan sebagaimana nama penciptanya yakni seorang seniman kelahiran Surakarta yang memiliki nama “Mas Ajeng Gambyong/ M.A Gambyong”. 

Iringan Tari Gambyong : 
Iringan yang digunakan dalam pertunjukan tari Gambyong adalah gamelan tradisional jawa lengkap. Gending yang disajikan oleh gamelan (seni karawitan) adalah gending "gambyong". 

Para penari gambyong dilengkapi dengan busana khusus tarian yang menjadi ciri khas tradisional Surakarta juga properti selendang yang dikalungkan pada leher penari. 

Ragam Gerakan Tari Dan Makna Simbolik : 
Tari gambyong terdiri dari berbagai ragam gerakan, misalnya : 

- jalan kecil
- gerakan memutar
- maju-mundur
- manggut-manggut/ menggerakkan kepala
- memainkan selendang , dan sebagainya. 

Makna simbolik tari gambyong adalah sebagai penggambaran kelembutan atau kecantikan wanita Jawa Tengah melalui gerakan lembut dan lemah gemulai. 

Pertunjukan tari gambyong dengan iringan adalah satu kesatuan pertunjukan yang diciptakan khusus dalam pertunjukan tari gambyong misalnya : gerakan tarian yang diiringi dengan pola tabuhan tertentu. 

Semoga bermanfaat. 

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel